GELUMPAI.ID – Upaya memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat kurang mampu terus diperkuat Rumah Sakit Mata Achmad Wardi (RSAW) BWI-DD.
Menggandeng berbagai mitra, mulai dari lembaga filantropi, pemerintah hingga organisasi kemasyarakatan, RSAW menyalurkan 263 operasi katarak gratis dan 1.000 kacamata gratis dalam rangkaian Run for Vision 2026 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Minggu, 28 Juni 2026.
Direktur Utama Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD, dr. Pradipta Suarsyaf, mengatakan program sosial tersebut merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan Run for Vision tahun sebelumnya yang juga berhasil membantu masyarakat dhuafa memperoleh layanan operasi katarak.
“Pada tahun lalu kami berhasil melaksanakan 77 operasi katarak gratis untuk dhuafa. Alhamdulillah tahun ini program sedang berjalan, sebagian pasien sudah dioperasi, dan kami menargetkan 263 operasi katarak gratis serta 1.000 kacamata gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Pradipta, peningkatan jumlah penerima manfaat tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan mata masyarakat.
Ia menyebut program tersebut mendapat dukungan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), Dompet Dhuafa Republika, Baznas Provinsi Banten, serta organisasi kemasyarakatan Islam seperti PB Mathla’ul Anwar, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama.
Selain itu, program bantuan operasi katarak dan pembagian kacamata gratis juga didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), organisasi profesi, serta para sponsor yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut.
Sebagai bentuk komitmen bersama, pada kesempatan itu dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan 263 operasi katarak gratis dan pembagian 1.000 kacamata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Insya Allah kita secara bergulir akan lakukan operasi sebanyak 263 operasi katarak gratis,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI asal Banten, Jazuli Juwaini, mengapresiasi kolaborasi berbagai lembaga dalam mendukung kegiatan sosial yang dipadukan dengan kampanye hidup sehat melalui olahraga.
Menurutnya, sinergi antara rumah sakit, lembaga filantropi, pemerintah, dan organisasi masyarakat menjadi modal penting untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Dengan kebersamaan, beban untuk membantu sesama akan terasa lebih ringan. Karena itu, sinergi seperti ini sangat penting dan perlu terus dijaga,” katanya.
Ia menilai Run for Vision tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan mata, tetapi juga mengajak masyarakat membangun budaya hidup sehat melalui olahraga.
“Berolahraga adalah bagian dari merawat dan mensyukuri nikmat sehat. Kesehatan itu sangat mahal, sehingga harus dijaga sejak dini agar tetap produktif dan bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.
Jazuli berharap kepedulian yang dibangun melalui kolaborasi RSAW BWI-DD bersama berbagai mitra dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses layanan kesehatan mata.
“Kepedulian yang diberikan melalui program ini insya Allah akan membawa manfaat dan keberkahan yang luar biasa bagi masyarakat,” tandasnya.





