Bola & Sports

Keputusan Start GP Amerika Bikin Ogura Kecolongan, Brivio Kecewa

AUSTIN, TX - MARCH 30: Ai Ogura (79) of Japan and Trackhouse MotoGP Team exits turn 15 during the Warm Up session ahead of the MotoGP Red Bull Grand Prix of the Americas on March 30. 2025, at Circuit of The Americas in Austin, Texas. (Photo by David Buono/Icon Sportswire via Getty Images)

GELUMPAI.ID — Kehebohan terjadi di Grand Prix Amerika, saat para pembalap nyaris memulai balapan dengan cara yang tidak biasa. Marc Marquez, yang memulai dari pole position, mengejutkan semua orang dengan melaju ke pit untuk mengganti motor, memicu kekacauan di grid.

Setelah hujan ringan menjelang balapan, sebagian besar pembalap memilih ban basah. Namun, beberapa detik sebelum pemanasan, Marquez berusaha menggertak lawan dengan menuju pit lane. Francesco Bagnaia, rekan setimnya di Ducati, ikut mengikuti jejak Marquez, yang memicu reaksi panik dari pembalap lain.

Suhu udara yang cukup tinggi setelah hujan membuat trek cepat kering, dan keputusan mendadak itu membuat balapan terhenti. Akibatnya, start balapan ditunda, dengan sebagian besar pembalap kembali ke pit lane. Balapan akhirnya dipersingkat menjadi 19 lap.

Neil Hodgson, komentator MotoGP, menyoroti bahwa Ai Ogura, pembalap Trackhouse, seharusnya mendapat hasil lebih baik setelah memilih ban slick di trek yang mulai kering.

“Lihat betapa tenangnya Ai Ogura,” ujar Hodgson.

Marquez Kecelakaan di GP Amerika, Hodgson Heran dengan Keputusannya

“Jika kamu sudah mengambil keputusan berani, seperti memilih setting kering dan ban slick, seharusnya kamu mendapat keuntungan, seperti yang terjadi pada Jack Miller beberapa tahun lalu.”

Namun, nasib Ogura tidak seberuntung itu. Meskipun dia memilih opsi yang lebih berisiko, keputusan itu tidak membuahkan hasil sesuai harapan.

Ogura akhirnya finis di posisi ke-9, namun tetap menduduki peringkat keenam di klasemen sementara.

Di sisi lain, manajer tim Trackhouse, Davide Brivio, mengungkapkan kekecewaannya setelah insiden start yang kacau.

“Saya sangat kesal, karena ini bukan cara yang benar untuk mengelola start,” kata Brivio.

Marc Marquez Salah Paham, Taktik di COTA Bisa Berujung Penalti

“Pembalap yang meninggalkan grid sudah membuat pilihan mereka. Kami mengambil risiko, kami melakukan perjudian.”

Meski kecewa dengan keputusan awal yang tidak menguntungkan, Brivio merasa sedikit terhibur dengan hasil Ogura yang tetap mencatatkan poin.

“Dia menunjukkan performa bagus,” tambah Brivio, yang sebelumnya mengingatkan Ogura akan tantangan besar setelah debut cemerlangnya di Thailand.

Laman: 1 2

Berita Populer

01

Axel Pons Pembalap Moto2 yang Jadi Musafir Jalan Kaki ke India

02

Pilkada Absurditas

03

Kejati Banten Dituding Politisasi Kasus untuk Downgrade Airin

04

CCTV Ungkap Detik-Detik Tragis Liam Payne di Hotel

05

Net TV Resmi Ganti Nama Jadi MDTV dan Pimpinannya, Halim Lie Ditunjuk Jadi Direktur Utama