GELUMPAI.ID — Jorge Martin mengalami kecelakaan berat di sesi pramusim yang berdampak lebih besar pada musim MotoGP 2025 Aprilia dari yang diperkirakan sebelumnya.
Juara bertahan tersebut jatuh keras di sesi pramusim Sepang dan mengalami beberapa patah tulang. Setelah berjuang untuk pulih, Martin kembali jatuh saat persiapan menjelang balapan pembuka di Thailand dan akhirnya absen pada tiga balapan MotoGP berikutnya.
Martin tampak hadir di Grand Prix Amerika, mengenakan pakaian tim resminya untuk pertama kalinya dalam acara resmi. Namun, akhir pekan itu berjalan sulit, dan timnya gagal mencapai Q2 di Texas.
Dalam situasi ini, Martin memberi pengakuan yang mengejutkan mengenai kembalinya ke MotoGP. Ia mengungkapkan tidak akan menaiki motor sebelum kembali ke lintasan.
Kevin Schwantz, legenda MotoGP, percaya Martin akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk kembali ke performa penuh setelah kecelakaan tersebut. Schwantz memprediksi Martin baru akan menemukan ritme dan kepercayaan dirinya setelah MotoGP musim panas nanti.
“Selalu sulit, terutama setelah absen dua atau tiga balapan. Butuh waktu untuk kembali ke level yang kita inginkan,” kata Schwantz dalam wawancara dengan MotoGP’s After the Flag.
“Kalau saya terlambat satu atau dua balapan, biasanya saya butuh tiga kali lipat waktu untuk kembali ke performa semula,” tambah Schwantz, mengenang pengalamannya sendiri.
Schwantz juga mengingatkan bahwa Martin harus beradaptasi dengan motor baru yang ia kendarai musim ini, setelah pindah dari tim Pramac ke Aprilia, yang membuatnya semakin jauh dari kondisi ideal.
Meskipun Martin kembali ke trek di Austin, performanya masih belum sesuai harapan. Keputusan untuk kembali juga didorong oleh keraguan yang mendalam setelah melihat performa Ai Ogura yang sukses dengan motor satelit Aprilia.
Martin kini tengah menghadapi kenyataan bahwa ia mungkin butuh lebih banyak waktu sebelum bisa menampilkan performa terbaiknya di lintasan.
Sumber: MotoGP News