Sebagai langkah responsif, ia mundur dari posisi ketua Rusagro dan mengurangi kepemilikan sahamnya di bawah 50%. Namun, pemerintah Rusia tetap bergerak, bahkan dalam sidang parlemen tahun lalu, beberapa anggota legislatif meminta Kementerian Kehakiman untuk menetapkan Moshkovich sebagai “agen asing” karena afiliasi perusahaannya dengan Siprus.
Kini, dengan dirinya berada di balik jeruji, dunia bisnis Rusia kembali dihadapkan pada ketidakpastian. Apakah ini murni kasus hukum atau bagian dari perebutan kekuatan politik? Waktu yang akan menjawab.
Sumber: Reuters