GELUMPAI.ID — Newcastle United akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 70 tahun dengan meraih trofi domestik pertama mereka setelah mengalahkan Liverpool 2-1 di final Piala Liga di Wembley.
Dan Burn menjadi pencetak gol pertama dengan sundulan keras dari tendangan sudut Kieran Trippier yang membuat Newcastle unggul sebelum babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Alexander Isak memperbesar keunggulan Newcastle melalui finishing klinis pada menit ke-52, memanfaatkan umpan matang dari Jacob Murphy. Gol tersebut membuat para pendukung Newcastle, yang dikenal sebagai Toon Army, semakin bergemuruh dengan kebanggaan.
Liverpool, yang tampil kurang maksimal sepanjang laga, hanya mampu membalas satu gol lewat Federico Chiesa di masa injury time. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Kemenangan ini juga mengakhiri rekor buruk Newcastle yang selalu kalah dalam sembilan laga terakhir di Wembley.
Manajer Eddie Howe dan para pemain berhasil mengukir sejarah dengan membawa pulang trofi yang telah lama dinantikan oleh penggemar klub. Suasana kemenangan ini memicu perayaan besar di kalangan suporter yang setia mendukung sepanjang waktu.
Dengan trofi Piala Liga ini, Newcastle akhirnya menutup penantian panjang mereka sejak terakhir kali meraih trofi domestik pada 1955.
Bagi Eddie Howe dan timnya, kemenangan ini bukan sekadar trofi, tetapi juga simbol kebangkitan klub yang telah lama haus prestasi. Selain itu, keberhasilan ini memastikan Newcastle mendapatkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan, menjadikan momen ini sejarah yang akan dikenang selamanya oleh para pendukung di Tyneside.
Di sisi lain, Liverpool gagal menambah koleksi trofi mereka meskipun masih menjadi kandidat kuat juara Liga Primer.
Kekalahan ini juga memperburuk minggu mereka setelah tersingkir dari Liga Champions oleh PSG. Manajer Arne Slot kini menghadapi tantangan besar untuk membangkitkan semangat tim jelang jeda internasional.
Usai pertandingan, Eddie Howe dalam konferensi persnya mengatakan, “Ini momen luar biasa bagi klub dan fans. Kami layak menang.”