Sambil Menangis, Warga Ini Temui Walikota Serang

Warga Lingkungan Kantin Masid Ats-Tsauroh nampak menangis tak ingin direlokasi/Dok. Banpos
Warga Lingkungan Kantin Masid Ats-Tsauroh nampak menangis tak ingin direlokasi/Dok. Banpos

GELUMPAI.ID – Sejumlah asal Lingkungan Kantin menemui Walikota , Syafrudin dengan beruraian air mata pada Senin (07/11).

Bersama dengan bertujuan untuk menyampaikan keluh kesah dalam rangka perencanaan , salah satunya keberatan membayar angsuran bulanan di perumahan yang baru usai direlokasi nantinya.

Usai berbincang dengan Walikota, salah satu bernama Yati, terlihat menangis tersedu di pelukan Syafrudin. Bahkan, setelah ke luar ruangan pun, ia masih menangis sembari berjalan ke luar Aula Ruang Walikota , dikutip dari BANPOS.

Baca Juga:  Gelar Musrenbang, Kelurahan Kagungan Usung 2024 Bebas Kumuh

Yati yang merupakan seorang janda ini mengaku tidak mampu membayar angsuran rumah PT Semingung, tempat di mana akan direlokasi. Ia diketahui sehari-hari berjualan gorengan di sekitar Lingkungan Kantin.

“Enggak kebayar, sebulan sejuta, darimana ibu (uangnya),” ungkapnya.

Yati beserta sejumlah yang turut hadir dalam audiensi itu mengatakan bahwa mereka sudah lama tinggal di Lingkungan Kantin tersebut. Namun dalam pernyataannya, Yati yang tergolong keluarga pra sejahtera ini tidak menolak akan direlokasi, hanya saja tidak mampu membayar angsuran rumah, bahkan untuk makan pun seadanya.

Baca Juga:  Walikota Serang Ajak Warga Berwakaf Sesuai Syariat

“Sehari-hari jualan gorengan di (Lingkungan) Kantin,” ucapnya.

Rencana ini dalam rangka revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh . Berdasarkan informasi, terdata sebanyak 109 Kepala Keluarga (KK) yang menghuni di tanah milik Yayasan Masjid Agung Ats Tsauroh .

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

  • Gelumpai.ID All Right Reserved