GELUMPAI.ID — Rumor Franco Colapinto bergabung dengan Red Bull akhirnya dijawab langsung oleh Helmut Marko.
Sebelumnya, media Spanyol melaporkan bahwa pebalap asal Argentina itu masuk radar Racing Bulls sebelum tim memutuskan menukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda.
Colapinto sempat mencuri perhatian Red Bull usai tampil impresif saat menggantikan Logan Sargeant di Williams tahun lalu.
Namun, serangkaian kecelakaan membuat tim ragu untuk merekrutnya.
Kini, ia telah menandatangani kontrak sebagai pebalap cadangan Alpine untuk 2025.
Rumor semakin panas setelah Marko terlihat di area hospitality Alpine selama Grand Prix China.
Spekulasi pun berkembang bahwa pertemuan itu membahas masa depan Colapinto.
Marko membantah rumor tersebut dan menjelaskan alasan sebenarnya.
“Ya, saya punya hubungan baik dengan Ollie Oakes,” ujar Marko kepada Motorsport.com.
“Dia sudah lama menangani beberapa pebalap kami di berbagai kategori junior,” lanjutnya.
“Salah satu pebalapnya saat ini balapan di British F4, misalnya. Itu alasan saya bertemu dengannya. Colapinto sama sekali tidak dibahas,” tegasnya.
Red Bull pada akhirnya memilih untuk mempromosikan runner-up Formula 2, Isack Hadjar, sebagai rekan setim Tsunoda di Racing Bulls.
Marko menegaskan bahwa Colapinto tidak pernah menjadi kandidat serius bagi Red Bull.
“Colapinto memang menjalani debut yang kuat di Formula 1,” kata Marko.
“Tentu, kami selalu memperhatikan perkembangan pebalap muda.”
“Tapi pada akhirnya, dia bukan pertimbangan utama. Hadjar lebih cepat di Formula 2 dan terbukti menjadi pilihan yang tepat,” pungkasnya.
Sumber: CRASH