Bola & Sports

Red Bull Disorot, Tak Ikuti Langkah Mercedes Bantu Lawson!

GELUMPAI.ID — Mantan strategi F1, Bernie Collins, mengkritik Red Bull yang dinilai tidak memberi Liam Lawson kesempatan uji coba yang memadai sebelum debutnya bersama tim.

Lawson mengalami kesulitan besar dalam dua balapan pertama bersama Red Bull, gagal meraih poin. Performa buruk ini memicu spekulasi mengenai masa depannya, dengan Yuki Tsunoda disebut-sebut akan menggantikannya setelah Grand Prix Jepang.

Namun, ada kemungkinan Lawson tidak akan berlaga di F1 sama sekali. Laporan dari Motorsport.es menyebutkan Red Bull sedang mempertimbangkan Franco Colapinto sebagai pengganti Tsunoda di tim Racing Bulls, yang bisa membuat Lawson kehilangan kesempatan untuk bertahan hingga akhir 2025.

Collins, yang turut bergabung dengan tim Sky Sports F1 selama akhir pekan Grand Prix China, mengkritik Red Bull karena tidak memberi Lawson waktu uji coba lebih banyak.

Mercedes, kata Collins, memberikan Andrea Kimi Antonelli hampir 9.000 kilometer uji coba menggunakan mobil lama sebelum debutnya di F1 pada Grand Prix Australia.

Ferrari Tanggapi Isu Radio Hamilton, Anggap Berita Salah Kaprah!

“Red Bull telah dibicarakan sebagai mobil yang sangat sulit dikendalikan. Itu tidak sama dengan Racing Bulls. Yang ingin saya ketahui adalah mengapa Red Bull tidak melakukan program serupa dengan Mercedes untuk Liam Lawson?” ujar Collins.

“Kenapa dia tidak mendapat waktu uji coba yang sama menggunakan Red Bull empat tahun lalu? Itu akan memiliki karakteristik yang sama, dan tidak ada batasan biaya untuk itu.”

Collins menambahkan, “Jika ia melakukannya, ia bisa masuk ke mobil itu dengan posisi yang jauh lebih kuat.”

Liam Lawson mengalami perjalanan yang sangat berat bersama Red Bull. Di Australia, Lawson tidak bisa menunjukkan kecepatan yang memadai sepanjang akhir pekan dan tersingkir di Q1. Dalam kondisi sulit, Lawson menjadi salah satu pembalap yang terjatuh dan mengakhiri balapan dengan hasil mengecewakan.

Di China, situasinya tak banyak berubah. Lawson kembali tampil buruk, hanya menempati posisi 20 pada kualifikasi sprint. Meskipun sempat melakukan sedikit perbaikan, dia hanya berhasil finis ke-14 setelah balapan. Di kualifikasi untuk Grand Prix, Lawson kembali menempati posisi terakhir.

Horner Buka Peluang Lawson Kehilangan Kursi Red Bull!

Laman: 1 2

Berita Populer

01

Axel Pons Pembalap Moto2 yang Jadi Musafir Jalan Kaki ke India

02

Pilkada Absurditas

03

Kejati Banten Dituding Politisasi Kasus untuk Downgrade Airin

04

CCTV Ungkap Detik-Detik Tragis Liam Payne di Hotel

05

Net TV Resmi Ganti Nama Jadi MDTV dan Pimpinannya, Halim Lie Ditunjuk Jadi Direktur Utama